Korban Puting Beliung di Pulau Sembilan Sempat Shock
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bencana alam puting
beliung merusak belasan atap dan sebagian dinding bangunan rumah warga terjadi
di Desa Tengah, Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan Kotabaru dibenarkan Kepala
Desa setempat Andi Sadrian Nur.
Melalui telepon genggamnya Sadri, kepada
banjarmasinpost.co.id, membenarkan peristiwa puting beliung terjadi saat
sebagian besar pemilik rumah sedang terlelap tidur.
Menurut Sadri, informasi sementara didapatnya tidak ada
korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya belasan atap rumah dari seng dan esbes
rusak ringan dan berat.
"Kebetulan saat ini posisi saya ada di Kotabaru.
Informasi tidak ada korban jiwa. Cuman atap rumah beterbangan. Selain ada warga
yang sempat shok," kata Sadri.
Selain itu, Sadri saat ini masih menunggu jumlah pasti
berapa rumah yang terkena bencana alam puting beliung terjadi pada, Kamis
(22/3/2018) sekitar pukul 02.00 Wita.
Sandri berharap pascaterjadi bencana puting beliung, untuk
meringankan beban para korban. Pemerintah daerah melalui instansi terkait
segera menyalurkan bantuan.
Sementara informasi lainnya didapat, puting beliung
memprorak porandakan atap dan dinding bangunan rumah warga karena kondisi di
Pulau Sembilan ektrem.
"Ada berapa buah rumah guru terkena angin
kencang," ujar Hery salahbm seorang warga Marabatuan.
Kapolsek Pulau Sembilan Ipda Sumarno membenarkan, terjadinya
puting beliung yang merusak belasan rumah di Desa Tengah, Marabatuan, Kecamatan
Pulau Sembilan.
"Ada sekitar 16 rumah yang rusak bagian atap dan
dinding. Korban jiwa tidak ada," ungkap Sumarno.
(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)
Korban Puting Beliung di Pulau Sembilan Sempat Shock
Reviewed by Hello Kalsel
on
Maret 21, 2018
Rating:
Reviewed by Hello Kalsel
on
Maret 21, 2018
Rating:





Post a Comment