Kandungan Parfume dalam Skincare, Berbahaya atau Tidak?
Banyak brand kecantikan yang menambahkan wewangian ke dalam
produk-produknya untuk menyamarkan aroma bahan kimia yang kurang sedap. Jenis pewangi yang digunakan pun sangat
beragam, mulai pewangi buatan dari bahan kimia dan juga pewangi alami dan
penggunaan essential oil. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan
parfum dalam skin care berbahaya bagi kulit Anda. Yuk, pahami apakah bahayanya
dan bagaimana mencegahnya.
Bahaya Pewangi Buatan dalam Skin Care
Penggunaan pewangi buatan sesekali tidaklah berbahaya,
tetapi apabila kandungan tersebut ada di dalam skin care yang Anda gunakan
setiap hari, lama kelamaan potensi timbul reaksi negatif pada kulit Anda
semakin besar. Pewangi buatan dibuat dari kemungkinan 3.000 bahan kimia yang
tidak semuanya sudah diteliti aman bagi kulit. Bagi kulit yang sensitif,
pewangi buatan dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi pada kulit serta
timbulnya jerawat. Lebih berbahaya lagi, bagi mereka yang memiliki alergi pada
kandungan kimia pewangi akan timbul peradangan, gatal-gatal, hingga gangguan
pernapasan.
Untuk kulit yang tidak menunjukan reaksi negatif saat
menggunakan skin care dengan pewangi buatan, bukan berarti Anda aman. Efek dari
bahan kimia pewangi buatan dapat perlahan-lama menumpuk dan tidak terlihat pada
permukaan kulit Anda, tetapi bisa saja terjadi peradangan di bawah permukaan
kulit Anda.
Bagaimana dengan Pewangi Alami?bahaya parfume dalam skin
care
Kandungan bahan alami memang lebih baik bagi kulit, namun
tidak semua pewangi dari bahan yang digunakan pada skin care aman. Penambahan
aroma dari bahan alami ke dalam produk kecantikan dilakukan memalui proses
penguapan. Dalam proses ini, beberapa kandungan menjadi reaktif dan bisa
menimbulkan reaksi sensitif pada kulit.
Apabila Anda menikmati penggunaan skin care yang memiliki
wangi, pilihlah bahan yang tidak mengiritasi kulit, yaitu melon, vanila, aloe
vera (lidah buaya), mangga, kelapa, cocoa butter, shea butter, dan mentimun.
Bahan pewangi lainya, seperti lavender oil, ekstrak bunga mawar, buah citrus
(lemon dan jeruk), peppermint dan spearmint, serta kayu manis bisa menimbulkan
efek iritasi, meskipun lebih kecil dari pada pewangi buatan kimiawi.
Supaya kulit terhindar dari masalah, pilihlah dengan baik
skin care yang Anda gunakan, perhatikan label dan lakukan patch test sebelum
menggunakannya. Apabila Anda memilih untuk menggunakan skin care yang bebas
dari pewangi sama sekali, beberapa brand kecantikan yang tidak menambahkan
pewangi buatan ataupun alami dalam produknya adalah Cetaphil, CeraVe, First Aid
Beauty, Paula’s Choice, Drunk Elephant, Clinique dan Hylamide.
Kandungan Parfume dalam Skincare, Berbahaya atau Tidak?
Reviewed by Hello Kalsel
on
Maret 27, 2018
Rating:
Reviewed by Hello Kalsel
on
Maret 27, 2018
Rating:





Post a Comment